Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label ragam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ragam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 November 2011

PENDAPAT CEWEK TENTANG COWOK JELEK DAN GANTENG


Kalau cowok ganteng pendiam, cewek-cewek bilang: Woow, cool banget…
Kalau cowok jelek pendiam, cewek-cewek bilang: Ih kuper…
Kalau cowok ganteng jomblo, cewek-cewek bilang: Pasti dia perfeksionis
Kalau cowok jelek jomblo, cewek-cewek bilang: Sudah jelas…kagak laku…
Kalau cowok ganteng berbuat jahat, cewek-cewek bilang: Nobody’s perfect
Kalau cowok jelek berbuat jahat, cewek-cewek bilang: Pantes…tampangnya kriminal
Kalau cowok ganteng nolongin cewe yang diganggu preman, cewek-cewek bilang: Wuih, jantan…kayak di filem-filem
Kalau cowok jelek nolongin cewe yang diganggu preman, cewek-cewek bilang: Pasti premannya temennya dia…
Kalau cowok ganteng dapet cewek cantik, cewek-cewek bilang: Klop….serasi banget…
Kalau cowok jelek dapet cewek cantik, cewek-cewek bilang: Pasti main dukun…
Kalau cowok ganteng diputusin cewek, cewek-cewek bilang: Jangan sedih, khan masih ada aku…
Kalau cowok jelek diputusin cewek, cewek-cewek bilang:…(Terdiam, tapi telunjuknya meliuk-liuk dari atas ke bawah)
Kalau cowok ganteng ngaku indo, cewek-cewek bilang: Emang mirip-mirip bule sih…
Kalau cowok jelek ngaku indo, cewek-cewek bilang: Pasti ibunya Jawa, bapaknya robot…
Kalau cowok ganteng penyayang binatang, cewek-cewek bilang: Perasaannya halus…penuh cinta kasih
Kalau cowok jelek penyayang binatang, cewek-cewek bilang: Sesama keluarga emang harus menyayangi…
Kalau cowok ganteng bawa BMW, cewek-cewek bilang: Matching…keren luar dalem
Kalau cowok jelek bawa BMW, cewek-cewek bilang: Mas, majikannya mana?…
Kalau cowok ganteng males difoto, cewek-cewek bilang: Pasti takut fotonya kesebar-sebar
Kalau cowok jelek males difoto, cewek-cewek bilang: Nggak tega ngeliat hasil cetakannya ya?…
Kalau cowok ganteng naek motor gede, cewek-cewek bilang: Wah, kayak lorenzo lamas…bikin lemas…
Kalau cowok jelek naek motor gede, cewek-cewek bilang: Awas!! mandragade lewat…
Kalau cowok ganteng nuangin air ke gelas cewek, cewek-cewek bilang: Ini baru cowok gentlemen
Kalau cowok jelek nuangin air ke gelas cewek, cewek-cewek bilang: Naluri pembantu emang gitu…
Kalau cowok ganteng bersedih hati, cewek-cewek bilang: Let me be your shoulder to cry on
Kalau cowok jelek bersedih hati, cewek-cewek bilang: Cengeng amat!!!…ini laki-laki apa bukan sih?!!

Minggu, 25 September 2011

TIPS MENGHEMAT BATERAI

Baterai laptop merupakan salah satu komponen yang paling Penting agar bisa menggunakannya secara mobile.Jika "Baterai" Laptop Sobat sudah Soak alias Aus maka penggunaanya sudah tidak akan efisien dan mobilitasnya akan kurang.Sekedar informasi saja kemarin menanyakan Baterai Laptop dengan Merek "X" (ga mau Iklan) harganya di Atas 1 Juta. Berikut 7 Tips Menghemat Baterai Laptop, yaitu :

1. Redup Layar
Layar/Screen adalah salah satu daya/arus laptop yang paling kuat menyedot Baterai.

2. Mengubah Pengaturan Daya
Jika Sobat menggunakan Windows Vista hadir dengan beberapa fitur kekuatan yang menyedot Arus yang besar, yang memungkinkan Anda untuk menambah dgn susah payah agar performa terbaik dapat terwujud.

3. Matikan Wi-Fi
Salah satu baterai sappers adalah kemampuan jaringan nirkabel yang di rancang khusus buat laptop.Banyak laptop memiliki fungsi tombol yang memungkinkan anda untuk menonaktifkan Adaptor nirkabel secara manual.Jika hal ini terjadi, cukup pergi ke Control Panel, mengakses menu dan Jaringan Sambungan menonaktifkan koneksi nirkabel Anda secara manual.

4. Nonaktifkan Periferal
Menggunakan USB peripheral dapat mengajukan emigrasi besar di sistem anda,Stick USB, mouse dan webcam yang umum offenders, jadi menyalin semua informasi di seluruh perangkat dan mengeluarkan arus secepat mungkin, dan meletakkan dengan laptop anda atas lagu pads mouse USB. Banyak laptop memiliki fungsi tombol untuk menonaktifkan built-in webcam.

5. Eject Disk Drive Anda
Jika sobat tidak lagi menggunakan USB (Flashdisk) dan memasukkan CD (Compact Disk) sebaiknya di Remove/Reject untuk mengurangi pengeluaran Arus listrik.

6.Menambah Beberapa Hardware Yang Mendukung Dan Dapat Menyimpan Arus Lebih Lama
jika anda perlu menggunakan laptop anda bekerja sepanjang hari, Anda akan memerlukan bantuan. Kebanyakan laptop pabrikan hanya menyediakan enam sel baterai, tetapi banyak produsen menawarkan delapan-atau bahkan 12-sel opsional upgrade, yang memiliki daya ganda Listrik. Alternatif untuk baterai laptop mahal adalah produk seperti Philips Portable Power Pack, yang akan memberikan nilai ekstra jam untuk semua perangkat. Philips yang merupakan unit yang kompak baterai yang paling adaptors untuk laptop dan ponsel, yang cukup portabel untuk ditempatkan di saku celana sobat

7. Menonaktifkan Fitur
Windows Vista memiliki beberapa fitur built-in, namun banyak memakan arus listrik pada sistem yang tak perlu ketika sobat menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan.Gunakan Cara sederhana mematikan Windows Aero dan Windows Sidebar.

Minggu, 18 September 2011

CARA MENGATASI DEMAM PANGGUNG


Kadang kita sebagai anak band sering mengalami hal yang satu ini "Demam Panggung", kalo kita itung-itung kita dah punya jam terbang manggung diberbagai tempat tapi gak tau kenapa setiap mau naik panggung timbul perasaan "nervous" atau grogi dan berujung pada tindakan jayus yang gak jelas. Nah lho, ribed kan tuh urusanny..!!
Trus Gimana mengatasinya mod ganjen?
Berikut adalah tips untuk menangani rasa grogi itu. Semoga


1. Pahami bahwa perasaan grogi adalah energi positif

Apa yang loe rasakan saat grogi? Dada berdebar-debar, keringat dingin mengucur, bibir bergetar, dan darah seolah mengalir lebih cepat. Pahami bahwa semua itu adalah sebuah dorongan energi yang meluap dari dalam diri anda. Tidak ada yang salah pada energi itu. Ia perlu disalurkan secara positif. Ia semestinya menjadi bahan bakar yang mendorong presentasi anda lebih baik. Anda bisa menggunakan energi itu untuk memantapkan penampilan anda. Dan biasain sedikit bergoyang supaya semuanya jadi stabil, kayak yang pernah saya tulis diforum kesehatan. aAgim gtL

2. Bersikaplah nothing to loose

Keinginan kita untuk bersikap sebaik-baiknya mendorong munculnya perasaan grogi. Secara negatif, pikiran kita biasanya terbebani oleh ketakutan untuk membuat kesalahan, kekhawatiran akan gagal, kecemasan bila melakukan kekonyolan, dan berbagai bayangan-bayangan negatif lainnya. Sebelum anda bisa menggunakan energi grogi itu secara positif, maka terlebih dahulu anda harus menetralisir emosi-emosi negatif tersebut. Bersikaplah "nothing to loose"; tak sesuatu yang patut kita takutkan. Bila toh kita gagal, maka tidak sesuatu yang harus menjadikan kita begitu kehilangan.

3. Tenangkan diri anda

Sementara anda menunggu giliran, Atur nafas anda. Tarik nafas dalam-dalam, keluarkan lambat-lambat. Keluarkan energi yang meletup-letup dalam dada anda melalui hembusan nafas yang teratur. Tenangkan pikiran dan emosi anda.Bila perlu pejamkan mata. Kumpulkan energi itu sebaik-baiknya. Jangan biarkan mengganggu ketenangan jiwa anda.

4. Kerahkan energi anda

Kerahkan energi anda. Lepaskan energi itu dari "kekangannya" . Bila para audiens memberi appalus pada pembicara sebelum anda, maka kerahkan energi anda dengan memberikan applaus yang tak kalah meriah. Berdirilah dengan sigap. Berjalanlah dengan tegap dan mantap. Bila perlu hembuskan nafas lepas sambil berteriak kecil, "yes". Atau turut bertepuk tangan menyambut applaus dari audiens. Lakukan apa-apanya dengan sikap tegas. Biarkan energi itu mengalir dalam gerakan anda.

5. Berbicaralah dengan keras dan lantang

Bila anda berbicara lambat, maka bibir anda akan semakin gemetar, suara anda pun bergetar. Salurkan rasa grogi anda melalui suara anda yang keras dan lantang. Suara keras anda bukan hanya dapat mengatasi kecemasan, namun jugasarana menyalurkan energi tersebut. Ada baiknya anda menghafal tekspertama anda namun tetap bersikap wajar.

6. Diam

Anda dapat menyalurkan ketegangan dalam diri anda pada para audiens, yaitu dengan memulai presentasi anda dengan diam beberapa detik. Biarkan ketegangan anda terserap dan jadi ketegangan audiens. Bila anda merasa ketegangan di audiens sudah cukup meninggi, mulailah presentasi anda dengansebuah pembukaan yang kuat, tajam dan lantang.

7. Lontarkan humor yang wajar.

Lenturkan kegugupan anda dengan sebuah humor yang wajar. Anda memang perlu merencanakannya dengan baik, namun jangan sampai kehilangan spontanitas. Dan, humor terbaik yang tidak akan melukai perasaan siapa pun adalah humor tentang diri anda.

Jadi , sekarang giliran anda untuk mencoba. Dalam satu buku, dikatakan bahwa lebih baik dicambuk daripada berbicara di depan publik, tapi begitu mencoba, maka lebih baik ditembak daripada berhenti . Jadi, give it your best Shot!!


potensi wisata di indonesia



Quantcast
Dalam Rakor (Rapat Koordinasi) Depbudpar (Departemen Kebudayaan dan Pariwisata) awal Desember 2008, dinyatakan bahwa kegiatan kampanye Tahun Kunjungan Wisata (Visit Indonesia Year, VIY) akan dilanjutkan pada tahun 2009. Dengan demikian kita memahami bahwa kampanye pariwisata akan merupakan suatu kegiatan “serial” multi-year, mungkin tidak hanya terbatas pada tahun 2008 dan 2009 belaka, melainkan dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya juga, dengan harapan persiapan dan pendanaannya akan semakin baik. Terutama bila kita sadari bahwa kegiatan pariwisata tidak hanya terbatas pada kampanyenya semata, melainkan juga penyediaan fasilitas (daya angkut, daya tampung hotel dan daya dukung lingkungan); pelayanan (kualitas maupun kuantitas SDM, profesionalsme, kecepatan, kecermatan, ketrampilan dan keramahan); serta atraksi wisata yang “sungguh-sungguh disiapkan” untuk menerima wisatawan, baik wisman (wisatawan mancanegara) maupun wisnus (wisatawan nusantara). Dalam hubungan itu, berikut ini saya kutip pernyataan Direktur Jenderal Pemasaran, Sapta Nirwandar, yang dimuat dalam Kata Pengantar kertas kerjanya berjudul “STRATEGI PEMASARAN PARIWISATA 2009″ sbb: Tanpa penyiapan produk yang berkualitas bisa menyebabkan pemasar mengingkari janji tentang kualitas produk yang ditawarkan yang pada gilirannya akan menuai ketidak percayaan dari wisman yang berkunjung ke Indonesia. Agaknya sudah dapat kita pastikan, kita tidak menghendaki hal itu terjadi, bukan? Oleh karenanya, agar kita dapat mencapai target-target tertentu, perlu kiranya kita semua bertekad, apa yang akan dan perlu dilakukan oleh semua pihak yang berkepentingan, baik langsung maupun tidak langsung? Pihak Pemerintah, eksekutif dan legislatif baik pusat maupun daerah, pihak industri pariwisata, industri / usaha-usaha penunjang, serta masyarakat pada umumnya. Untuk itu, kita perlu saling mendukung, bahu membahu dan bergandeng tangan, demi suksesnya pariwisata tanah air. Antar instansi Pemerintah Pusat, antar instansi pemerintah daerah, baik di daerahnya maupun lintas daerah, antara instansi pemerintah pusat dengan instansi daerah, antara pemerintah (pusat dan daerah) dengan kalangan industri pariwisata dan lintas sektoral, antar anggota kalangan industri pariwisata, dst, dst. Sebelum itu, sebagai titik tolak, perlu kita lihat di mana posisi pariwisata kita setelah VIY-2008 berakhir? Untuk itu beberapa pertanyaan di bawah ini perlu dijawab agar dapat memperoleh “Peta kekuatan” pariwisata Indonesia.
Seni Budaya Belitung
Seni Budaya Belitung
1. Di antara 33 provinsi, manakah yang benar-benar “siap” dengan produknya yang akan ditawarkan? 2. Di antara provinsi yang siap dengan produknya, apa yang banyak diminta pasar (pesiar/bisnis, budaya/alam)? 3. Di antara produk yang banyak diminta pasar, apa yang menonjol untuk dijadikan “unggulan” sebagai icon? 4. Di antara produk-produk yang ditawarkan, produk apa yang banyak diminta dan dari pasar yang mana? 5. Di antara profinsi yang “belum siap”, apa yang merupakan kekurangannya sehingga dapat dirujuk untuk perbaikan / penyempurnaan. 6. Di antara provinsi yang siap dipasarkan, manakah yang benar-benar siap menerima wisatawan dalam skala besar? 7. Di antara provinsi yang siap dipasarkan, bagaimana mengemasnya dalam paket-paket wisata nasional agar saling melengkapi (complement-to-each-other), bukan bersaing satu dengan lainnya, melainkan untuk bersama-sama dipasarkan. Daftar pertanyaan di atas bisa ditambah lebih panjang. Pada umumnya Pemerintah Provinsi menginginkan daerahnya masing-masing menjadi Daerah Tujuan Wisata/DTW (Tourist Destination Area). Pada kenyataannya tidak semua provinsi berada dalam keadaan siap untuk menjadi DTW, mengingat belum terpenuhinya beberapa persyaratan / kriteria sebagai DTW, terutama jika diharapkan sebagai DTW internasional. Perlu agaknya kita akui bahwasanya di antara 33 provinsi yang kita miliki hanya 3 DTW yang siap dipasarkan dalam skala besar, yaitu Bali, Jakarta dan Batam, yang mampu menampung wisman lebih dari 3.000.000 tourist-nights setahun. Benar kiranya, bahwa provinsi lain pun dalam kondisi siap dipasarkan, seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara, namun perlu diingat bahwa provinsi-provinsi ini kapasitas daya tampung wismannya masih berada di sekitar 500.000 tourist-nights setahun, baik ditinjau dari segi aksesibilitas maupun daya tampung akomodasinya. Secara umum potensi pariwisata Indonesia berada pada “keanekaragaman”, baik dalam hal lingkungan alamnya – dari puncak gunung hingga alam bawah laut -; maupun kebudayaannya – dari bahasa sampai adat istiadat -. Mengingat banyaknya keragaman yang dapat ditawarkan, mengapa pariwisata Indonesia tidak terfokus pada “great selling point” yang dimiliki, yaitu “keanekaragaman budaya dengan latar belakang keragaman dan keindahan alam”, dengan jalan memberikan kemudahan yang memadai sebagai DTW yang “dicari dan didambakan” oleh wisatawan, baik wisman maupun wisnus, dengan memenuhi ketentuan-ketentuan keselamatan (safety), keamanan (security), kenyamanan (comfort) yang berlaku global dan diperlukan sebagai persyaratan melekat dalam suatu perjalanan wisata pada umumnya. Contoh pertama, kemudahan Visa On Arrival (VOA), – yang berlaku 30 hari -, dirasakan kurang mamadai bagi seorang wisatawan yang ingin “menjelajahi dan menikmati” Indonesia yang luas dan dilengkapi “ke-bhineka-annya”, terutama bagi mereka yang ingin melakukan perjalanannya “berbaur” dengan masyarakat lokal, dengan bus, kerata api, angkot bahkan ojek. Dengan cara itu mereka merasakan “kebhinekaan” secara seketika (instant) dan nyata. Contoh kedua, sistim transportasi di tanah air masih dirasakan belum menjamin kenyamanan, keselamatan, dan keamanan para wisatawan. Jangankan bagi wisman, wisnus pun masih merasakan kekurangan ini. Nah, dalam rakornya, – pemerintah (Depbudpar) -, menyatakan akan meningkatkan Pariwisata nusantara yang diakuinya bahwa hingga saat ini tumbuh “secara alami”, dalam arti belum ada upaya terencana dan terarah untuk kepentingan itu. Bagaimana rencana kerja Depbudpar selanjutnya ke depan akan kami uraikan dalam kesempatan lain. Salam,
 

Sample text

Sample Text

selamat datang di blog ku maaf kalo agak ndak lengkap maklum masih amatiran